Hari: 22 Januari 2021

Memiliki Syarat Ini? Kalian Bisa Mendapatkan 28 Juta Saat Tinggal di Negara AlaskaMemiliki Syarat Ini? Kalian Bisa Mendapatkan 28 Juta Saat Tinggal di Negara Alaska

dapat uang dengan tinggal di alaska

Setiap penduduk yang ada di negara Alska ini menerima lebih dari 28.1 jutaan rupiahd ari hasil cadangan minyak. Dimana Alaska ini merupaka salah stu negara bagian Amerika Serikat terbesar dengan sumber alam yang cukup melimpah dengan pemandangan alam yang indah. Alaska ini menjadi salah satu wilayah yang memiliki penduduk tidak begitu banyak. Tetapu pemerintah akan memboyar orang yang ingin pindah dan menetap di negara Alaska ini. Mereka juga bisa memperoleh kurang lebih sebesar 28.1 juta untuk setiap orang yang akan menetap di sana.

Alaska akan membayar setiap penghuninya termasuk pendatang setiap tahunnya. Bahkan waga permanen di Alaska ini akan memperoleh uang dari kekayaan minyak negara bagian tersebut. Hal ini sendiri merupakan bagian dari divisi dividen dana permanen yang merupakan departemen pendapatan alaska yang telah ad asejak tahubn 1982.

Namun jumlah uang ini akan diberikan pada setiap warga negara yang akan bervariasi setiap tahunnya. Hal ini tergantung pada nilai cadangan minyak negara yang ada di bagian itu. Dimana setiap warga negara bisa memperoleh uang setelah memenuhi berbagai syarat yang terhitung cukup mudah untuk dilakukan.

Tidak hanya orang dewasa saja, anak-anak sekalipun akan tetap memperoleh uang dari hasil cadangan minyak tersebut. Akan ada dua syarat yang harus dipenuhi pendatang yang ada di Alaska untuk memperoleh uang.

Setiap pendatang harus tinggal di negara Alaska selama kurang lebih 180 hari atau setara dengan 6 bulan dalam setahun. Dimana pendatang ini berlum pernah terlibat dalam urusan hukum kejahatan di tahun akhir ini. Meskipun hal ini terdengar sangat menggiurkan untuk kita bisa tinggal di Alaska. Pasti akan ada kendala yang harus kalian hadapi disini. Salah satgunya ialah temperature udara di netgara Alaska ini sangat selalu rendah dan dinging. Selain itu, negara ini juga tidak memiliki jaringan telepon maupun konektivitas internet. Akses internent yang ada disini sangat terbatas baghkan beberapa barang yang dijual disini juga snagat mahal karena biaya impor yang terhitung cukup mahal dan besar dari luar negeri.

Wisata Alaska Kediri Ditutup Sampai Batas Waktu yang Belum DitentukanWisata Alaska Kediri Ditutup Sampai Batas Waktu yang Belum Ditentukan

Wisata Alaska Kediri Ditutup

Setelah berseteru dengan para aktivis lingkungan banyak wisata alam Alaska yang menempati slah satu kawasan lindung sumber pawon, desa Tumerejo, Wates, Kediri ini akhirnya ditutup dari segala macam wisata dan juga pedagangan. Penutupan ini sendiri berlaku mulai hari ini sabtu, 2 Januari 2021 sampai suatas batas waktu yang belum bisa untuk ditentukan. Penutipan wisata ala mini snagat viral di dunia maya dan bukan terjadi karena adanya pandemic wabah corona virus atau covid-19 yang menjadikan tempat wisata Kediri ini. Tapi karena adanya desakan para aktivis lingkungan dan kegelisahan atas rusknya lingkungan di kawasan ini yang akan beralih menjadi tempat wisata.

Wisata alam Alaska ini sendiri berada di kawasan Lindung Sumber Pawon yang dibangun pad asbeuah pertengahan tahun 2019. Dimana dalam kurun waktu kurang dari dua tahun ini, alam Alaska telah dikenal dan banyak didatangi oleh pengunjung. Tidak aka nada permasalahan jika kawasan lindung in bis akalian jadikan tempat wisata. Yang akan menjadi permasalahan adalah adanya kerusakan lingkungan akibat penebangan pohon di salah satu kawasan lindung ini. Kerusakan lingkungan yang berada di kawasan Lindung Sumber Pawon ini juga dikarenakan banyak berbagai macam pedagang yang menempati kawasan ini seenaknya dan menebangi berbagai pohon untuk isa mendirikan warung untuk tempat berjalan daftar sbobet.

Untuk bisa menyelamatkan lingkungan kita di kawasan Lindung ini adalah dengan melakukan penanaman pohon penghijauan agr fungsi dari kawasan Lindung ini akan kembali ke keadaan semula. Oleh sebab itu seluruh pedagang juga harus direlokasi keluar dari kawasan lindung ini. Atas terjadinya desakan para aktris lingkungan ini akan tergabung dalam ARPLH yang bersedia menutup dan akan menghentikan adanya operasional wisata alam Alaska ini. Untuk mempertimbangkan kelestarian kawan ini, pemerintah Tempurejo, Wates ini menyetujui adanya pembenahan dari tanggal 2 Januari 2021 dan akan dinonaktifkan dari pariwisata, kegiatan pedagang dan lain sebagainya.

Surat pernyataan ini juga telah disetujui dan ditandatangani oleh sarno dan Isandi yang menandatangani oleh Heri DK dan Dwi Kartika.

Presiden Trump Akan Menyiapkan Penawaran Hak Pengeboran di Suaka Margasatwa di Alaska!Presiden Trump Akan Menyiapkan Penawaran Hak Pengeboran di Suaka Margasatwa di Alaska!

Suaka Margasatwa di Alaska

Pada hari Rabu, 6 Januari 2021 telah diadakannya pembukaan lelang menawarkan adanya hak pengeboran di sebuah suaka margasatwa aktik yang tepatnya berad adi Alaska. Dimana kabari ini dilapirkan untuk menjadi salah satu bentuk upaya yang dilakukan oleh presiden Donald Trum untuk bisa memperluas pengembangan bahan bakar fosil dan mineral yang ada di negara Amerika Serikat.

Dimana pejabat dan biro pengelolaan lahan Amerika Serikat ini sendiri dijadwaljan untuk membuka dan membaca tawaran yang diterima sejak bulan Desember yang lebih dari 4.000 kilometer persegi Suaka Margasatwa Nasional Arktik di sebuah lereng utara negara Alaska.

Bagian dari negara ini sendiri pernah menjadi produsen minyak mentah terbesar di negara Amerika Serikat kedua setelah Texas. Dimana memproduksi ini lebih dari dua juta barel minyak per hari (bpd) di akhir tahun 1980-an. Tahun lalu, rata-rata produksinya sendiri kurang dari 470 ribu bpd, karena perkembangan minyak serpih di negara Amerika Serikat ini menjadi negara bagian lain, terutama New Mexico dna North Dakota sebagai salah satu pelopor pengembangan baru.

Penjualan hak pengeboran ini sendiri akan berlanjut meskipun kelompok lingkungan akan berupaya agar pengadilan memblokir sementara penjualan ini. Mereka juga akan berpendapat bahwa penjualan ini akan membuka jalan bagi kerusakan yang tidak bisa diperbaiki pada ekosistem tundra yang snagat penting bagi beruang kutub dan juga karibu.Dan tahukah kalian bahwa pemerintahan federal ini gagal menganalisis secara memadai yang terjadi pada sebuah pemanasan iklim yang terjadi dari pengeboran di daerah tersebut.

Seorang hakim federal yang berada di Alaska ini juga akan menolak permintaam kelompok untuk memblokir berbagai proses penawaran yang terjadi pada hari selasa, 5 Januari 2021.

Dan beberapa bulan terakhir, terdapat beberapa bank besar yang ada di negara Amerika Serikat mengatakan bahwa tidak akan membiayai produk minyak dan juga gas bumi di kawasan Arktik ini. Produksi minyak Alaska ini sendiri telah menyusut dalam tiga decade terakhir yang hanya memproduksi sebesar 500 ribu barel minyak mentah saja per-harinya.